Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya untuk menjaga iklim investasi yang kondusif di Indonesia. Menurutnya, stabilitas nasional dan hubungan harmonis antara buruh serta pengusaha menjadi faktor penting agar investasi terus tumbuh di tengah situasi global yang tidak menentu.
Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri usai menghadiri acara Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah bersama keluarga besar KSPSI AGN di PT KMK Global Sports, Tangerang, Selasa (14/4).
Kapolri menyampaikan, kegiatan Halal Bihalal menjadi salah satu langkah untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun soliditas antara kepolisian dengan kelompok buruh.
Ia menegaskan, soliditas seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan global, termasuk dampak ketidakstabilan akibat konflik dan perang di kawasan Timur Tengah.
“Yang tentunya akan berdampak kepada situasi dalam negeri. Oleh karena itu, kita sepakat bahwa Indonesia harus bisa menghadapi situasi tersebut,” ujar Kapolri.
Kapolri menilai, salah satu langkah strategis yang harus terus dijaga adalah menciptakan suasana investasi yang aman dan nyaman. Menurutnya, Indonesia memiliki kekuatan besar berupa sumber daya alam yang melimpah dan sumber daya manusia yang besar untuk bersaing dengan negara lain.
Namun, semua potensi itu perlu ditunjang dengan stabilitas industri serta kerja sama yang baik antara buruh dan pengusaha.
“Namun demikian, tentunya perlu diciptakan suatu iklim investasi yang kondusif. Oleh karena itu tadi kita sepakat bahwa kali ini kita mendorong agar kita bersama-sama menjaga agar pengusaha dan buruh bisa bersinergi,” tegasnya.
Selain itu, Kapolri juga berharap jika terdapat persoalan hubungan industrial, maka dapat diselesaikan secara baik melalui komunikasi antara perusahaan dan serikat pekerja.
Ia menilai penyelesaian sengketa industrial secara damai akan menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki sistem ketenagakerjaan yang sehat dan dewasa.
“Tentunya ini kita harapkan untuk bisa diselesaikan dengan baik dan kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu menyelesaikan hal-hal yang bersifat sengketa industrial dengan baik,” katanya.
Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei, Kapolri mengajak seluruh kelompok buruh untuk merayakan kegiatan tersebut dengan aman, damai, dan tertib.
Ia menegaskan Polri akan menjamin hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat selama kegiatan berlangsung sesuai aturan yang berlaku.
“Mari kita rayakan hari ulang tahun ini dengan baik, dengan aman, dengan tertib. Kita tunjukkan kepada dunia bahwa buruh Indonesia, pengusaha Indonesia, semuanya kompak dan siap memberikan ruang bagi investasi yang akan masuk di Indonesia,” tuturnya.
Kapolri menekankan, sinergi buruh dan pengusaha yang kuat akan menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional serta menciptakan iklim investasi yang semakin positif di Indonesia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar