-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Seorang Penumpang Bus Meninggal Dunia di Terminal Pecangaan Jepara

Senin, 02 Februari 2026 | Februari 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-02T13:07:21Z

Maftuhin ditemukan meninggal dunia di dalam bus saat tiba di terminal Pecangaan Jepara. Polisi menyebut tak ada unsur kekerasan terkait kematiannya.

Seorang penumpang bus PO Kalingga Jaya rute Jakarta–Keling meninggal dunia ketika tiba di Terminal Pecangaan, Kabupaten Jepara, Senin (2/2) dini hari. Korban bernama Maftuhin (48), warga Desa Damarwulan, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara. 

Peristiwa ini bermula saat korban menaiki bus bernomor polisi B 7828 IZ yang berangkat dari Terminal Pasar Induk Jakarta pada Minggu sore sekitar pukul 16.00 WIB. Indikasi awal mengenai kondisi kesehatan korban sebenarnya sempat terlihat saat bus berhenti untuk istirahat di RM Markoni, Subah, Batang, sekitar pukul 21.00 WIB. 

Saat itu ketika penumpang lain turun untuk makan, korban memilih tetap berada di dalam bus. Perjalanan berlanjut hingga bus memasuki wilayah Jepara dan tiba di Terminal Pecangaan. Ketika kru bus mencoba membangunkan korban di titik pemberhentian sesuai tujuannya, korban sudah tidak bergerak dengan kondisi tubuh yang sudah dingin.

Sopir dan kru bus langsung melapor ke Polsek Tahunan. Kapolsek Tahunan, AKP Ginyono, menyatakan bahwa pihaknya langsung mengecek lokasi untuk memastikan kondisi korban. 

"Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui telah meninggal dunia saat masih berada di dalam bus,” katanya. 

Korban kemudian dikirim ke RSUD Kartini Jepara. Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Wildan Umar Rela, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan unsur kekerasan pada tubuh pria tersebut. 

“Korban diperkirakan meninggal dunia sekitar empat jam sebelumnya," katanya.

Ditambahkan bahwa polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi. Selain itu dilakukan pula koordinasi dengan keluarga.

"Jenazah akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya,” katanya.

Polres Jepara juga memastikan bahwa peristiwa ini murni merupakan kejadian medis dan tidak terkait dengan indikasi tindak pidana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update